Waktu yang tepat untuk memanfaatkan setiap kesempatan adalah masa lajang Anda .
"Allah telah memanggilku untuk hidup sekarang. Ia ingin aku menyadari potensiku sepenuhnya sebagai seorang manusia pada saat ini, Ia ingin aku penuh rasa syukur akan keberadaanku dan menikmatinya secara maksimal. Aku mempunyai suatu perasaan aneh bahwa jika seorang lajang yang selalu ingin menikah, akhirnya mungkin menikah, ia akan mendapati semua yang tercakup didalam pernikahan dan berharap bahwa ia lajang kembali! Ia akan bertanya pada dirinya, "Mengapakah aku tidak menggunakan waktu bagi Tuhan saat aku tidak memiliki begitu banyak kewajiban? Mengapakah aku tidak berikan diriku sepenuhnya kepada Dia pada saat aku masih lajang?" _John Fischer_
Sabtu, 16 Juli 2016
Jumat, 15 Juli 2016
Lady in Waiting (Wanita dengan Penyerahan Tanpa Ragu)
Untuk kali ini aku mau bagikan tentang buku yang aku baca 2 tahun yang lalu yaitu Lady in Waiting karangan Jackie Kendall dan Debbie Jones. Meskipun mungkin ada diantara para ladies yang udah baca, tapi aku mau membagikan beberapa intisari yang menarik dari buku ini. Aku tertarik membagikan isi buku ini karena dari buku ini aku mengalami perubahan dalam pemahaman tentang pandanganku akan sebuah pacaran dan pernikahan. Melalui buku ini juga aku mengalami suatu titik balik dari rasa kecewa dan patah hati yang aku alami dalam suatu hubungan pacaran yang gak benar dimata Tuhan lalu aku diubahkan-Nya untuk belajar to be a Godly Woman. Meskipun jika dengan pikiran dan kekuatan kita sangat sulit untuk menjadi seorang wanita yang benar-benar really waiting for it's but melalui beberapa hal yang disajikan dalam buku ini, benar-benar mampu mengubah pandangan kita. Semoga melalui review buku ini kita benar-benar mengerti apa maksud Tuhan membuat kita harus menunggu. Buku ini juga bukan ditujukan hanya untuk para wanita lajang saja, tetapi bagi yang sudah menikah, bercerai, atau janda juga perlu mengetahui hal ini, bahwa kepuasan batin kita yang terdalam hanya ditemukan dalam hubungan yang intim dengan Bapa kita Yesus Kristus. Hanya Yesus yang dapat memuaskan hati kita. :)
Selasa, 05 Juli 2016
Aku Diberkati Meskipun Sakit
Lagi-lagi ceritanya memang soal gak sesuai rencana. Kemarin itu adalah moment sedih plus bahagia yang aku dapat sekaligus. Sedihnya adalah asam lambung ku kambuh lagi and finally aku harus diopname trus rencana liburan untuk mengisi hari libur Lebaran yang udah direncanain 2 bulan yang lalu akhirnya batal. Kejadiannya gak asik banget lah, apalagi seminggu sebelum kepergian buat liburan malah disitu sakitnya datang. *mengapa ohh mengapa* Yaudah tiket PP dibatalin dan alhasil ada potongan yang lumayan banyak, dan mimpi indah buat liburannya terpaksa hanya dalam angan-angan aja. And finaly.... diopname di rumah sakit. >.<
Seharusnya aku sedih banget sama keadaan ini. Udah diopname semalam aja namun tagihannya bengkak banget karna kemarin BPJS nya gak pake rujukan akhirnya harus jadi pasien umum daripada ribet urus ini itu dan memang ribet sih!. *masih belum ngerti sama hal ini*. Trus selama 2 hari aku milih istirahat dirumah Tulang/Paman aku karena masih belum kuat untuk balek dari Medan ke Sidikalang. Disamping itu tambah lagi planning liburannya yang harus batal. Seharusnya aku enak banget berontak trus marah-marah sama Tuhan kenapa pas mau detik-detik terakhir sakit ini harus datang. Tuhan ini memang gak bisa lihat orang senang kali ya!... >.< . Namun yang aku dapat malah aku merasa sangat diberkati oleh-Nya melalui kejadian-kejadian yang aku lalui ini. Meskipun rencana ku bukan rencana-Nya, namun aku diberkati oleh-Nya meskipun dalam keadaan sakit.
Kamis, 23 Juni 2016
Hitunglah Berkat-Berkat KU
Ketika aku sedang menyembah dalam penyembahan di ibadah Minggu kemarin, Tuhan bilang dengan jelas didalam hatiku saat aku memuji kebesaran- Nya. Dia bilang : "Hitunglah berkat-berkat Ku". Kalimat ini sangat jelas dan sangat menarik perhatianku, lalu aku mulai flashback akan setiap perbuatan yang udah Tuhan lakuin di hidupku.
Seiring dengan menghayati akan apa yang Tuhan bilang barusan, aku menyadari bahwa begitu banyak berkat Tuhan yang udah dilimpahkan Nya disepanjang hidupku. Saat itu aku merasa malu karena terkadang aku merasa gak tau diri banget. >.< Udah banyak berkat dan kebaikan bahkan mujizat yang udah Tuhan lakuin dalam hidupku, tapi yang ada aku malah sering mengeluh, protes bahkan iri dengan berkat yang udah diterima orang lain. Kayak dalam blog tentang syarat bersaksi yang lalu, mujizat spektakuler itu yang harus jadi patokan baru aku anggap Tuhan udah lakuin sesuatu yang luar biasa. Tetapi aku salah besar dan sombong. Aku justru malah merendahkan Tuhan dengan sikapku yang seperti itu.
Seiring dengan menghayati akan apa yang Tuhan bilang barusan, aku menyadari bahwa begitu banyak berkat Tuhan yang udah dilimpahkan Nya disepanjang hidupku. Saat itu aku merasa malu karena terkadang aku merasa gak tau diri banget. >.< Udah banyak berkat dan kebaikan bahkan mujizat yang udah Tuhan lakuin dalam hidupku, tapi yang ada aku malah sering mengeluh, protes bahkan iri dengan berkat yang udah diterima orang lain. Kayak dalam blog tentang syarat bersaksi yang lalu, mujizat spektakuler itu yang harus jadi patokan baru aku anggap Tuhan udah lakuin sesuatu yang luar biasa. Tetapi aku salah besar dan sombong. Aku justru malah merendahkan Tuhan dengan sikapku yang seperti itu.
Rabu, 15 Juni 2016
Syarat Bersaksi
Bersaksi adalah kabar baik yang kita ceritakan bagi orang lain tentang semua kebaikan, penyertaan dan mujizat yang udah Tuhan lakukan dalam hidup kita. Melalui sebuah kesaksian, kita juga mengabarkan injil bagi semua orang agar mereka dapat mengenal Allah lebih dalam lagi. Selain menjadi berkat bagi orang lain, kesaksian itu juga semakin dapat menguatkan iman percaya kita secara pribadi kepada Allah.
Dulu aku pribadi selalu mikir kalo yang layak bersaksi adalah mereka
yang udah punya tingkat kerohanian yang matang seperti pendeta, penginjil, pelayan gereja yang udah senior dll. Atau mereka yang dulunya penjahat, pembunuh, perampok, atau mereka yang dari agama seberang yang akhirnya Tuhan jamah dan mereka bertobat dan melayani Tuhan atau bahkan menjadi seorang hamba Tuhan. Atau juga mereka yang udah berhasil melalui berbagai macam pergumulan yang berat baik masalah
keluarga, sakit penyakit, selamat dari maut lalu setelah melihat pertolongan, penyertaan, dan mujizat Tuhan, akhirnya mereka bersaksi. Jadi waktu itu dengan pikiran yang masih dangkal aku terkagum-kagum banget setiap kesaksian yang pernah aku baca, dengar atau tonton. Mereka begitu sangat luar biasa! Lalu aku mulai menilai akan apa yang ada didalam hidupku. Aku merasa gak ada yang spektakuler dan pernah waktu kuliah aku sempat berpikir untuk menjadi seorang hamba Tuhan baru bisa menjadi sumber kesaksian yang luar biasa. Pokoknya dulu imajinasiku tinggi banget dan harus se-spektakuler mereka.
Rabu, 08 Juni 2016
Ketika Aku Sakit (2)
Setelah Tuhan ajarkan aku akan patah hati dan masa lalu, lanjut lagi dengan pergumulanku yang bisa dikatakan menjadi duri dalam daging buatku. Yaitu sakit penyakit yang sampai sekarang aku masih berjuang untuk pulih total.
Penyakit ini kedengarannya sepele yaitu asam lambung. Namun penyakit ini udah merubah fisikku dengan sangat drastis. Aku kehilangan bobot sampe 10 kilo dan alhasil kemarin sempat kurus kempot sampai-sampai semua teman kaget! :p Pada saat itu bisa dibilang adalah titik terendahku karna bahkan sampe sekarang kadang masih gak bisa menerima :”kenapa fisik ku jadi kurus seperti ini Tuhan?” . Aku memang lebih banyak nyalahin diri sendiri karena aku sadar ini dikarenakan pola makanku yang ga benar trus jadi sakit sampe kurus seperti ini. Tapi saat itu aku masih egois dan ga mau hanya nyalahin diri sendiri. Aku juga ikut nyalahin Tuhan kenapa Dia izinkan aku menderita sakit ini dengan cukup lama. :”Apa salahnya Tuhan langsung kasih mujizat di lambung ku dan bikin badan ku berisi kembali? Sebenarnya aku pribadi uda capek banget karena fisikku menjadi lemah!”. Saat itu aku jadi benci dengan diri ku sendiri. Aku merasa wanita paling jelek di dunia ini. Pernah dalam kurun waktu lebih dari enam bulan aku gak pede berselfie ria karna aku merasa wanita paling jelek sedunia. >.<
Penyakit ini kedengarannya sepele yaitu asam lambung. Namun penyakit ini udah merubah fisikku dengan sangat drastis. Aku kehilangan bobot sampe 10 kilo dan alhasil kemarin sempat kurus kempot sampai-sampai semua teman kaget! :p Pada saat itu bisa dibilang adalah titik terendahku karna bahkan sampe sekarang kadang masih gak bisa menerima :”kenapa fisik ku jadi kurus seperti ini Tuhan?” . Aku memang lebih banyak nyalahin diri sendiri karena aku sadar ini dikarenakan pola makanku yang ga benar trus jadi sakit sampe kurus seperti ini. Tapi saat itu aku masih egois dan ga mau hanya nyalahin diri sendiri. Aku juga ikut nyalahin Tuhan kenapa Dia izinkan aku menderita sakit ini dengan cukup lama. :”Apa salahnya Tuhan langsung kasih mujizat di lambung ku dan bikin badan ku berisi kembali? Sebenarnya aku pribadi uda capek banget karena fisikku menjadi lemah!”. Saat itu aku jadi benci dengan diri ku sendiri. Aku merasa wanita paling jelek di dunia ini. Pernah dalam kurun waktu lebih dari enam bulan aku gak pede berselfie ria karna aku merasa wanita paling jelek sedunia. >.<
Jumat, 03 Juni 2016
Ketika Aku Sakit (1)
Bicara soal "sakit" pasti gak ada seorang pun di dunia ini yang kepingin sakit baik itu
sakit hati maupun sakit penyakit. Tapi kenyataannya semua manusia sudah pasti pernah mengalami rasa sakit itu.
Yang jadi pertanyannya adalah bagaimana saat sakit itu datang menghampiri kita? Setiap respon pasti akan selalu berbeda bagi masing-masing orang. Apakah sakit itu semakin melemahkan, membuat tidak berdaya, atau dengan sakit membuat kita bersyukur dan memandang bahwa ada pribadi yang gak akan pernah tinggal diam dan justru kita belajar dari pengalaman sakit itu? Sakit yang justru membawa berkat bagi kita. Kedengaran konyol memang, dan kenyataannya memang sangat sulit, tetapi Allah menghendakinya berbeda dari apa yang kita pikirkan dan apa yang kita mau. Dia menghendaki kita bersukacita dalam segala hal meskipun sakit dalam keadaan apapun.
Langganan:
Postingan (Atom)
Perlukah Kita Mendesak Waktunya Tuhan???
Kemarin aku dengar curhat nya mama. Mama bilang kalau abang ku yang bisa dikatakan sudah sedikit berumur (31) bilang ke mama bahwa dia suda...
-
Sambungan dari sebelumnya Pasangan Hidup (1) , God is the best foundation in your relationship. Nah... Ladies bagi kita yang udah tau ak...
-
Hawa melihat seorang Adam dari kejauhan. Adam yang memancarkan sinar nya Seperti indah nya sayap kupu-kupu Yang menarik perhatian anak k...
-
Bersaksi adalah kabar baik yang kita ceritakan bagi orang lain tentang semua kebaikan, penyertaan dan mujizat yang udah Tuhan lakukan da...