Sabtu, 16 Juli 2016

Lady in Waiting (Wanita yang Rajin)

Waktu yang tepat untuk memanfaatkan setiap kesempatan adalah masa lajang Anda .

"Allah telah memanggilku untuk hidup sekarang. Ia ingin aku menyadari potensiku sepenuhnya sebagai seorang manusia pada saat ini, Ia ingin aku penuh rasa syukur akan keberadaanku dan menikmatinya secara maksimal. Aku mempunyai suatu perasaan aneh bahwa jika seorang lajang yang selalu ingin menikah, akhirnya mungkin menikah, ia akan mendapati semua yang tercakup didalam pernikahan dan berharap bahwa ia lajang kembali! Ia akan bertanya pada dirinya, "Mengapakah aku tidak menggunakan waktu bagi Tuhan saat aku tidak memiliki begitu banyak kewajiban? Mengapakah aku tidak berikan diriku sepenuhnya kepada Dia pada saat aku masih lajang?" _John Fischer_


Ladies, bagi wanita yang sudah menikah, untuk memenuhi keterlibatan pelayanan sesederhana apapun, dibutuhkan waktu tiga kali lipat dibanding wanita lajang. Meski seorang wanita lajang mungkin merindukan "kekacauan" sebuah keluarga, ia tidak perlu membuang waktunya untuk memimpikannya. Sekarang ia harus rajin menggunakan waktu lajangnya dengan bijaksana.

Oia, aku mau cerita sedikit tentang kakak rohani ku yang tahun lalu sudah menikah. Meskipun dia menunggu dengan sangat lama tapi itu gak membuat Tuhan kehabisan akal untuk menyediakan pasangan hidupnya. Selama menanti, dia pakai masa lajangnya dan bebas kemanapun dia mau untuk melayani Tuhan. Setiap hari dia pakai untuk pelayanan! Namun setelah menikah meskipun belum mempunyai anak, pelayanannya sudah mulai berkurang dan gak seaktif sewaktu dia masih lajang padahal cintanya untuk melayani Tuhan sangat besar. Hal ini karena dia diharuskan untuk lebih banyak fokus kepada keluarga.

"Donna seorang wanita yang selalu aktif berkencan selama di perguruan tinggi, namun sepuluh tahun kemudian ia belum juga menikah. Kemudian Tuhan menunjukkan padanya bahwa ia tidak perlu menunggu seorang "teman" untuk dapat membawa keindahan ke dalam dunia pribadinya. Namun tiba suatu saat Tuhan pertemukan dia dengan calon ayah mertua di masa depan, dan tepat sekali Donna akhirnya menikah ! ... tetapi perasaan puasnya tidak datang karena seorang suami. Ia menemukan kepuasannya dengan melayani Tuhan."

Ladies, sama seperti yang aku bilang sebelumnya bahwa masa lajang adalah masa yang luar biasa bersama Tuhan. Dalam masa ini kita bisa punya lebih banyak waktu untuk dapat melayani Tuhan, memperdalam hubungan dengan Tuhan, menggumuli apa yang menjadi panggilan kita, dan yang lebih penting adalah masa-masa dimana kita mempertajam karakter menjadi seorang Godly Woman. 

Melayani Tuhan gak harus selalu identik dengan pelayanan di mimbar gereja seperti Worship Leader, singer, pemain musik, pengkotbah. Aku pribadi memang lebih terbeban dalam bentuk pelayanan yang bersifat "terjun ke lapangan" (bukan di mimbar gereja). Namun saat aku udah menetap di kampung halaman karena udah mendapatkan pekerjaan tetap, akhirnya itu semua dengan berat hati aku tinggalkan. :( . Dan sekarang aku pakai waktu untuk melayani Tuhan dan menceritakan segala kebaikan-Nya melalui blog ini dan rumah belajar. :)

Jadi selama para ladies masih singel, gak perlu menyesali diri sendiri dan khawatir. Gak perlu sibuk mengumbar dan tebar pesona kepada pria-pria lajang karena takut jomblo. Itu gak perlu ! :p  Tuhan akan taruh banyak hal indah didalam hidup kita. Fokuskan dirimu dan lakukanlah yang terbaik dengan melayani Nya, belajar membangun hubungan pribadi dengan Allah, dan gumulkanlah apa yang menjadi panggilan mu. Saat kita sibuk melayani Tuhan, Dia juga akan terlebih sibuk untuk mempersiapkan pasangan hidup yang terbaik buat kita. :) . Berilah hati dan hidup mu untuk melayani Tuhan :)

Waktu luang, tidaklah tersia-sia olehku. 
Penggunaan waktu luang, hanya untuk melayani Mu.
Kusadari betapa sementaranya waktu luang ini. 
Takkan ku sesali satu kesempatan yang terlewat.
Agar orang-orang lain diberkati lewat penyerahanku.
_JMK_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perlukah Kita Mendesak Waktunya Tuhan???

Kemarin aku dengar curhat nya mama. Mama bilang kalau abang ku yang bisa dikatakan sudah sedikit berumur (31) bilang ke mama bahwa dia suda...