Tampilkan postingan dengan label Sharing Life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sharing Life. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 April 2017

Dalam Kelemahan Ku Kuasa Nya Menjadi Sempurna

2 Korintus 12:9 

“Tetapi jawab Tuhan kepadaku: ‘Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna’. Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.”

Ayat diatas merupakan firman Allah yang selalu menguatkan ku untuk tetap bertahan dan berjuang di rumah belajar yang tengah aku jalani. Well, bukan hanya soal rumah belajar ini saja tetapi dalam kehidupan sehari-hari yang aku jalani. Aku menuliskan ini karena hal-hal luar biasa yang sudah aku lihat dan rasakan khususnya aku dan team ku yang menjadi relawan di rumah belajar Sopo Palito.

Sabtu, 11 Maret 2017

Fisik Mu Berharga di Mata KU

Kali ini.... yah bukan kali ini sih sebenarnya yang kadang menjadi pergumulan ku. Sebenarnya sudah lama dari 5 tahun yang lalu, yaitu fisik yang kurus!

Well, kenapa kok sampai segitu galau nya? Lebay ya?

Sebenarnya mengapa aku sampai bisa sekurus ini adalah karena di tahun 2012 lalu aku menderita asam lambung yang bisa dibilang parah yaitu Gastritis Antrum dengan Bile Refluks. Dari istilah penyakit ini, aku mulai mengerti bahwa gangguan lambung itu ternyata berbeda-beda namanya. Ada yang GERD, Bile Refluks (yang aku derita sekarang ini), Blooding Maag, dan mungkin masih ada nama lain. Tapi intinya lambung nya sudah bermasalah! Namun sayangnya gak semua masyarakat mengerti penyakit ini dan gak heran mengapa kadang penyakit lambung ini dikira lebay. Karena memang lebay sih sebenarnya! Alhasil berat badan ku berkurang 10kg!

Selasa, 07 Februari 2017

Singel : Berpuas Diri di Dalam Dia

Menjelang hari pernikahan salah seorang sahabat memang membuat kami semua (7 ladies dari 8 ladies dalam 1 genk sahabat) sangat bersukacita. Disatu sisi kami berbahagia karena enggak lama lagi giliran kami akan tiba *dengan PeDe nya dan harus punya iman! Tapi disatu sisi aku yang secara pribadi tanya ke Tuhan, :"Tuhan, engkau tau aku pasti menikah, tapi yang seperti apa yang Engkau kehendaki? Kapan janji Mu , Kau genapi? Kau pernah berjanji kan sama aku?"

Diantara kita yang mungkin masih singel pasti akan merasa bahagia tapi ada juga yang sedikit nyesek mendengar teman atau sahabat akan menikah. Itu sih hal yang biasa terjadi, tapi yang perlu kita renungkan di masa singel ini adalah, bagaimana kita menikmati masa penantian ini dengan memiliki label wanita yang berpuas diri?

Rabu, 19 Oktober 2016

Hidup Bukan di Sosial Media ^o^

Dulu waktu aku masih labil dan mungkin baru mengenal sosmed kayak Facebook, aku selalu berusaha untuk show to others that i'm happy, gaul, pokoknya OK. Jadi aku selalu berusaha untuk "menangkap" kejadian melalui kamera HP dan pastinya buat posting ke FB. Trus gak puas di FB, aku lanjut main di Twitter, Path, dan IG. Nah, akhirnya aku selalu mikir akan apa aja yang mau diposting selanjutnya? Apa aja hal yang menarik yang harus di tunjukin ke orang lain?

Selasa, 18 Oktober 2016

Berhikmat di Sosial Media

Guys, orang bisa membaca karakter kita dari setiap apa yang kita posting di sosial media. Meskipun itu belum menjadi suatu kebenaran yang mutlak, namun "judge" itu sering muncul dari setiap apa yang kita posting. Dan kembali lagi ke pribadi masing-masing, hanya kita yang tau diri kita seperti apa, namun gak terlepas juga dari apa yang kita lontarkan di sosial media. :)

Selasa, 09 Agustus 2016

Membangkitkan Iman Ditengah Pergumulan

Udah sebulan berlalu sejak aku sakit dan diopname di RS. Yah, lagi-lagi masalah asam lambung lah yang bisa dibilang udah sedikit kronis. Jadi ceritanya di diagonsa dengan Gastritis Antrum dengan Bile Refluks, yaitu refluks asam empedu ke dalam lambung yang bikin lambung jadi meradang. Trus setelah sebulan kemudian kontrol lagi ke dokter yang menangani aku waktu opname di RS. Ada sedikit kemajuan, dan gak perlu makan bubur lagi, makan seenaknya dan secukupnya. Bayangin aja sebulan makan bubur, alhasil kepala oyong dan tensi rendah karna kurang gizi. wkwk :p , namun puji Tuhan jika sampai sekarang Tuhan masih kasih kekuatan untuk melewati hari meskipun sesekali menahan sakit. :)

Selasa, 05 Juli 2016

Aku Diberkati Meskipun Sakit

Lagi-lagi ceritanya memang soal gak sesuai rencana. Kemarin itu adalah moment sedih plus bahagia yang aku dapat sekaligus. Sedihnya adalah asam lambung ku kambuh lagi and finally aku harus diopname trus rencana liburan untuk mengisi hari libur Lebaran yang udah direncanain 2 bulan yang lalu akhirnya batal. Kejadiannya gak asik banget lah, apalagi seminggu sebelum kepergian buat liburan malah disitu sakitnya datang. *mengapa ohh mengapa* Yaudah tiket PP dibatalin dan alhasil ada potongan yang lumayan banyak, dan mimpi indah buat liburannya terpaksa hanya dalam angan-angan aja. And finaly.... diopname di rumah sakit.  >.<

Seharusnya aku sedih banget sama keadaan ini. Udah diopname semalam aja namun tagihannya bengkak banget karna kemarin BPJS nya gak pake rujukan akhirnya harus jadi pasien umum daripada ribet urus ini itu dan memang ribet sih!. *masih belum ngerti sama hal ini*. Trus selama 2 hari aku milih istirahat dirumah Tulang/Paman aku karena masih belum kuat untuk balek dari Medan ke Sidikalang. Disamping itu tambah lagi planning liburannya yang harus batal. Seharusnya aku enak banget berontak trus marah-marah sama Tuhan kenapa pas mau detik-detik terakhir sakit ini harus datang. Tuhan ini memang gak bisa lihat orang senang kali ya!... >.< . Namun yang aku dapat malah aku merasa sangat diberkati oleh-Nya melalui kejadian-kejadian yang aku lalui ini. Meskipun rencana ku bukan rencana-Nya, namun aku diberkati oleh-Nya meskipun dalam keadaan sakit.

Kamis, 23 Juni 2016

Hitunglah Berkat-Berkat KU

Ketika aku sedang menyembah dalam penyembahan di ibadah Minggu kemarin, Tuhan bilang dengan jelas didalam hatiku saat aku memuji kebesaran- Nya. Dia bilang : "Hitunglah berkat-berkat Ku". Kalimat ini sangat jelas dan sangat menarik perhatianku, lalu aku mulai flashback akan setiap perbuatan yang udah Tuhan lakuin di hidupku.

Seiring dengan menghayati akan apa yang Tuhan bilang barusan, aku menyadari bahwa begitu banyak berkat Tuhan yang udah dilimpahkan Nya disepanjang hidupku. Saat itu aku merasa malu karena terkadang aku merasa gak tau diri banget.  >.<  Udah banyak berkat dan kebaikan bahkan mujizat yang udah Tuhan lakuin dalam hidupku, tapi yang ada aku malah sering mengeluh, protes bahkan iri dengan berkat yang udah diterima orang lain. Kayak dalam blog tentang syarat bersaksi yang lalu, mujizat spektakuler itu yang harus jadi patokan baru aku anggap Tuhan udah lakuin sesuatu yang luar biasa. Tetapi aku salah besar dan sombong. Aku justru malah merendahkan Tuhan dengan sikapku yang seperti itu.

Rabu, 08 Juni 2016

Ketika Aku Sakit (2)

Setelah Tuhan ajarkan aku akan patah hati dan masa lalu, lanjut lagi dengan pergumulanku yang bisa dikatakan menjadi duri dalam daging buatku. Yaitu sakit penyakit yang sampai sekarang aku masih berjuang untuk pulih total.

Penyakit ini kedengarannya sepele yaitu asam lambung. Namun penyakit ini udah merubah fisikku dengan sangat drastis. Aku kehilangan bobot sampe 10 kilo dan alhasil kemarin sempat kurus kempot sampai-sampai semua teman kaget! :p Pada saat itu bisa dibilang adalah titik terendahku karna bahkan sampe sekarang kadang masih gak bisa menerima :”kenapa fisik ku jadi kurus seperti ini Tuhan?” . Aku memang lebih banyak nyalahin diri sendiri karena aku sadar ini dikarenakan pola makanku yang ga benar trus jadi sakit sampe kurus seperti ini. Tapi saat itu aku masih egois dan ga mau hanya nyalahin diri sendiri. Aku juga ikut nyalahin Tuhan kenapa Dia izinkan aku menderita sakit ini dengan cukup lama. :”Apa salahnya Tuhan langsung kasih mujizat di lambung ku dan bikin badan ku berisi kembali? Sebenarnya aku pribadi uda capek banget karena fisikku menjadi lemah!”. Saat itu aku jadi benci dengan diri ku sendiri. Aku merasa wanita paling jelek di dunia ini. Pernah dalam kurun waktu lebih dari enam bulan aku gak pede berselfie ria karna aku merasa wanita paling jelek sedunia. >.<

Jumat, 03 Juni 2016

Ketika Aku Sakit (1)

Bicara soal "sakit" pasti gak ada seorang pun di dunia ini yang kepingin sakit baik itu sakit hati maupun sakit penyakit. Tapi kenyataannya semua manusia sudah pasti pernah mengalami rasa sakit itu.

Yang jadi pertanyannya adalah bagaimana saat sakit itu datang menghampiri kita? Setiap respon pasti akan selalu berbeda bagi masing-masing orang. Apakah sakit itu semakin melemahkan, membuat tidak berdaya, atau dengan sakit membuat kita bersyukur dan memandang bahwa ada pribadi yang gak akan pernah tinggal diam dan justru kita belajar dari pengalaman sakit itu? Sakit yang justru membawa berkat bagi kita. Kedengaran konyol memang, dan kenyataannya memang sangat sulit, tetapi Allah menghendakinya berbeda dari apa yang kita pikirkan dan apa yang kita mau. Dia menghendaki kita bersukacita dalam segala hal meskipun sakit dalam keadaan apapun.

Rabu, 25 Mei 2016

Keteledoran

Teledor atau gak hati-hati bahwa setiap orang pasti udah pernah ngelakuin hal demikian termasuk aku. Tapi kalo hal ini berlanjut terus-menerus, yang ada malah bikin kesal dan jadi kebiasaan. Melalui tulisan ini juga mengingatkan aku bahwa teledor itu emang sangat gak baik dan bikin rugi.

Kemarin pas nge-blog aku lupa nge-klik entah apalah. Pokoknya saking mau nyelesain blog yang terakhir itu, aku jadinya asik bolak-balik editing. *karna tata bahasa ku masih suka belepotan*, aku lihat "loh kok tulisanku hilang satu ya?". Aku coba refresh siapa tau mata ini yang kelilipan dan ternyata emang benar kehapus satu tulisan ku! Duh, sial banget rasanya, mana tulisan itu adalah tulisan pertamaku dan tulisan itu terinspirasi dari firman yang dibawakan oleh kakak rohani sewaktu pelayanan di penjara anak tahun 2014. Rasanya gak rela apalagi gak ada soft copy nya. Akhirnya satu kesimpulan "Aku udah ngelakuin keteledoran!". Aku nyesal banget karena itu bakal gak balek lagi, apalagi ditambah lagi sama sifat ku yang suka lupa alhasil kesalnya makin komplit!

Selasa, 17 Mei 2016

Siasat Iblis

Iblis adalah bapa segala dusta. Dia pintar untuk mengecoh pikiran kita dan kerjaan nya memang buat ngehancurin kita. Pokoknya dia paling gak senang kalo kita mendekat ke Bapa dan paling senang kalo kita udah jatuh ke dalam dosa dan terpuruk. Yah, emang itu kan misi nya iblis di dunia ini?! :s

Sedikit cerita gimana iblis lagi serang aku habis-habisan pokoknya sampe aku benar-benar mau dibikin K.O !

Kemarin aku sms kakak rohani ku saking ga tau mau ngadu ke siapa yang benar-benar bisa kasih solusi dan menguatkan aku secara rohani. Siang itu pas aku masih di kantor menjelang pukul 16.00 dan kerjaan juga udah kelar. Ditengah perasaan hati yang kering dan hampa, wajah kakak rohani ku terlintas di kepala ku. Langsung spontan aku ketik sms panjang-panjang yang bilang kalo "aku feel confused , hidup ku kering banget, perasaanku hampa, doa mulai gak bergairah, semua yang ku lakukan rasanya hampa dan bahagianya cuma sesaat. Ada apa dengan ku?. Seandainya bisa face to face sama Yesus buat cerita-cerita :( " Pokoknya panjang sampe 2 sms :p

Selasa, 03 Mei 2016

12 Years Blessed Friendship

Oia,,, teringat nya kenapa aku menulis tentang 12 Years Blessed Friendship, pas aku lagi buka photo gallery di hape ternyata aku ada save photo bersama 1 genk dulu yang beranggotakan 8 orang. Aku jadi bernostalgia sendiri dan mengingat kejadian-kejadian luar biasa yang kami alami selama ini. Ternyata zaman SMA dulu kita udah main komplotan genk ya! Yah, walaupun wajahnya udah gak jelas lagi alias kabur karna sepertinya pas photo ini di photoin lagi pake hape kamera yang uda jadul. :p Trus tau kan zaman SMA tahun 2007 dulu di kampung, kamera Hape belum ada fokus nya seperti kamera yang sekarang ini yang udah canggih. Dulu ngelihat temen punya hape Nokia 6600 yang masih kualitas kamera VGA aja udah W.O.W banget dan bikin iri !

Jumat, 22 April 2016

Gak Sesuai Rencana (2)

1 Korintus 2:9
Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul didalam hati manusia : semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia".

Ayat diatas adalah menggambarkan bagaimana Tuhan sering belokkan setiap rencana masa depan ku soal cita-cita yang berkali-kali udah bikin aku kecewa. Aku kecewa karena terlalu fokus untuk meraih cita-cita  yaitu auditor publik dan sekaligus dosen dengan sekaligus melanjutkan kuliah hingga S2. Jadi ceritanya, tiap kali aku test di kantor akuntan publik (KAP), entah kenapa aku selalu lama dipanggil untuk mengikuti ke tahap test berikut nya yaitu interview. Lalu aku mulai gak sabar karena kebutuhan perut tetap jalan sementara duit mulai menipis (malu minta sama orang tua) :p . So, pendek cerita aku diterima di perusahaan distributor buku. Menyesal sih iya, karena ternyata setelah 2 minggu bekerja aku ternyata dipanggil sama KAP untuk interview. Guys, tau lah ya karna masih pegawai baru kan masih polos dan gak boleh nakal alias berontak! hahaha :p . Akhirnya panggilan itu aku hiraukan dan memilih untuk tetap setia di tempat kerja yang sekarang. Tapi gak sampai disitu, hati ku masih saja penasaran dan ngebet sekali untuk kerja di KAP. 

Selang setahun aku bekerja dan mau habis kontrak, aku mencoba kembali test di KAP yang sama dengan tahun lalu. Lagi-lagi masalah yang sama tetap datang, yaitu kok lama sekali ya dipanggil untuk test berikut nya? Lebih lama dari tahun lalu.  Padahal waktu test tertulis aku yakin sekali bisa jawab 75% soal-soalnya. Lalu masalah kebutuhan dan uang menipis juga menjadi alasan. So, akhirnya aku diterima di perusahaan konstruksi.  Kejadian yang sama terulang kembali yaitu, selang 2 minggu bekerja aku dipanggil untuk interview. Ow, dalam hati aku berpikir ini harus di tuntaskan! Jangan kayak tahun lalu! Banyangin aja aku harus menunggu setahun lagi untuk kesempatan ini. Lalu rasa nakal ku pun mulai timbul. haha :p Diam-diam aku ambil waktu untuk interview dan akhirnya aku diterima dan pada hari itu aku tandatangan kontrak! "What???? Yang benar aja! Aku masih baru 2 minggu bekerja kok langsung main kabur aja? Aku juga saat itu posisinya sebagai finance dan pegang uang cash selalu! Gak mungkin donk main kabur aja, ntar aku dipikir melarikan uang!!!" 

Well,, meskipun galau entah kenapa aku tetap tandatangani kontrak itu. Dalam kontrak aku harus masuk kerja 4 hari lagi. "OMG! Tuhan ini ladang yang aku impikan loh! Aku harus gimana?"

Aku ambil waktu untuk merenung dan mempertimbangkan keputusan ku itu. Dengan berat hati akhirnya aku memilih untuk tetap setia dan menuntaskan pekerjaan ku yang sekarang. Aku belajar untuk berserah kepada Tuhan, "Tuhan, meskipun aku mungkin udah salah ambil keputusan karena enggak sabar menunggu pekerjaan di KAP itu, aku memohon ampun sama Tuhan. Atau kalaupun ini yang terbaik menurut Tuhan, terjadilah!"

Akhirnya aku menjalani pekerjaan ku dengan setia selama hampir satu setengah tahun dan keinginan untuk kerja di KAP sudah mulai berkurang. Aku memilih untuk mensyukuri dan menjalani yang ada sekarang.

Gak Sesuai Rencana (1)


Berbicara soal gak sesuai dengan rencana terkadang bikin kita marah, sebel, kesel de el el. Misalnya kita udah mau rencanain jalan-jalan ke pantai trus uda bikin konsep yang mantap, nah pas mau eksekusi ada aja halangan yang bikin rencana itu gak jadi! Kalo uda kayak gini udah pasti patah semangat dan bilang "Udah malas ahhhh. yasudahlah!!! " dan ujung-ujung nya pelampiasan kemarahan kita pasti ke Tuhan (walaupun hanya karena perkara planning jalan-jalan nya batal). Akhirnya kita bilang kayak gini : "Tuhan , kenapa harus seperti ini sih? Padahal ini uda mantap banget. Apasih maksud Tuhan?". (Aku pernah suka marah-marah model kayak gini, meski hanya perkara jalan-jalan aja) hehehe :p . 

Sekian intermezo nya .... :p

Perlukah Kita Mendesak Waktunya Tuhan???

Kemarin aku dengar curhat nya mama. Mama bilang kalau abang ku yang bisa dikatakan sudah sedikit berumur (31) bilang ke mama bahwa dia suda...