Sabtu, 23 Juli 2016

Lady in Waiting (Wanita yang Penuh Keyakinan)

Wanita yang Penuh Keyakinan memberi izin kepada Tuhan untuk memperbarui pikirannya setiap hari. Ia menghabiskan waktu mencari standar-standar dalam Firman Allah. Standar-standar yang akan membimbingnya dengan aman kepada yang terbaik dari Allah. Jika Anda ingin hidup dengan standar Allah dalam hal cinta, seks, dan kencan, Anda harus menyiapkan diri Anda sendiri terhadap penolakan yang pasti akan dihadapi oleh "pembawa standar". Waktu Anda hidup dengan keyakinan Anda, banyak dari antara teman-temanmu akan menganggap Anda tidak realistik. Menghadapi perlawanan dari orang-orang yang Anda kasihi itu tidaklah mudah, tetapi Tuhan memberimu anugerah untuk menolak kompromi.


Ladies, aku ambil satu contoh standar dalam Firman Allah yaitu "Standar Kekudusan". Jika kita adalah wanita yang menerapkan standar kekudusan, suatu saat kita akan mengalami beberapa penolakan bahkan sindiran untuk itu. Misalnya jika suatu saat kita bertemu dengan seorang teman kencan dan kita katakan bahwa gak ada pegangan tangan, pelukan, ciuman. Jangan heran jika pria itu yang tidak didalam Tuhan akan menolak dan menganggap kita gak sayang dengan dia. Pria yang tidak didalam Tuhan atau tidak mengerti arti kekudusan menganggap bahwa hal seperti kontak fisik adalah hal yang sangat biasa dan merupakan cara umum untuk mengungkapkan perasaan kasih dan sayang. Namun pria yang benar-benar didalam Tuhan dan yang menjaga kekudusan pasti akan sangat menerima ungkapan itu dan tetap komitment untuk tetap menjaga kekudusan itu sampai tiba saatnya.


Banyak wanita yang dengan putus asa begitu ingin berkencan sehingga satu-satunya persyaratan yang mereka miliki bagi si pria adalah bahwa ia pergi ke gereja. Tiap minggu di dalam gereja, ada orang-orang yang hadir untuk memenuhi tuntutan Allah atau untuk memuaskan dorongan religiusnya. Anda harus menetapkan standar yang lebih tinggi dan menolak kencan dengan seorang pria yang tidak bertumbuh dalam keakrabannya dengan Kristus.

Bagaimana seharusnya Anda menggambarkan pria ideal?

Seorang wanita lajang dapat menghindarkan tragedi seumur hidup dengan secara serius mempertimbangkan ada tidaknya ciri-ciri ini dalam seorang pacar yang memiliki prospek.

1. Menempatkan kebutuhan orang lain diatas kebutuhan diri sendiri
Pria ini menerima orang sebagaimana adanya, mengasihi mereka sekalipun kasihnya sendiri tak terbalas. Dia akan terus mengasihi seseorang karena komitmennya kepada orang itu bukan karena apa yang dirasakannya.

2. Bersukacita dalam hubungannya dengan Kristus
Jika ia seorang Kristen, Anda tidak perlu meminta pria ini untuk bersukacita dalam hubungannya dengan Kristus. Sukacitanya dalam Tuhan nyata dalam kehidupannya.

3. Menjaga hubungan sebagaimana sepatutnya
Pria ini mencari hubungan yang baik dengan setiap orang mulai dari teman-teannya sampai orang tuanya. Dia mendengarkan pandangan yang berbeda-beda tanpa merasa terancam. Dia memiliki kekuatan untuk mundur dari suatu perkelahian. Ia berusaha mengampuni kesalahan-kesalahan yang dilakukan orang padanya dan berusaha membereskan pelanggarannya sendiri. Ia tidak akan menyimpan dendam.

4. Tidak mau melompat mendahului waktu Tuhan
Ia tidak begitu bersemangat menjadi sesuatu, melakukan sesuatu atau memiliki sesuatu sehingga ia tidak dapat menantikan waktu Tuhan. Ia memilih tidak bersikap impulsif sehingga ia bisa berada tepat di tengah kehendak Tuhan.

5. Berusaha untuk memenuhi kebutuhan praktis orang lain
Dia tidak begitu ayik dengan diri sendiri sehingga ia tidak dapat menyediakan waktu bagi yang membutuhkan. Ia tertarik pada kesejahteraan orang lain dan rela memberi waktu, uang dan tenaganya bagi keuntungan mereka.

6. Membela yang benar
Ia membenci segala sesuatu yang berlawanan dengan sifat Allah yang kudus. Ia dikenal sebagai pria yang berintegritas oleh orang-orang yang bekerja dengan dia.

7. Menyelesaikan tanggung jawab-tanggung jawab yang Tuhan berikan
Dia menggunakan talenta yang Allah berikan padanya dan menyadari bahwa "dia+Yesus= cukup memadai bagi semua pekerjaan yang Allag berikan". Pria ini dapat diandalkan, dan tetap melakukan tugas sekalipun sulit sampai semuanya selesai.

8. Mengerti pentingnya perasaan dan emosi
Seorang pria yang lemah lembut itu baik dalam keduanya; ia dapat mengambil inisiatif untuk memimpin tetapi menyesuaikannya dengan tanggapan-tanggapan yang lembut terhadap perasaan orang lain.

9. Lari dari pencobaan untuk berkompromi
 Pria ini menolak untuk berada dalam situasi-situasi yang sensual, imoral atau tidak murni. Ia tidak menjamu persahabatan yang membawa pada kemabukan atau minum-minum. Dia menghindari perkataan yang mungkin dapat memicu perselisihan atau kecemburuan. Pria ini tidak mengizinkan emosi mengendalikannya dan tidak mengizinkan kemarahan menghancurkannya.

Ciri-ciri ini bukanlah idaman yang tidak realistik. Waktu seorang pria mengikut Yesus, Roh Kudus mengerjakan hal-hal ini di dalam kehidupannya.

Apakah Anda ingin menikahi pangeranmu? Jadi buatlah standar yang tinggi. Menikahi pria yang mengasihi Tuhan dan ingin melayani-Nya adalah hak paling istimewa dalam hidupmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perlukah Kita Mendesak Waktunya Tuhan???

Kemarin aku dengar curhat nya mama. Mama bilang kalau abang ku yang bisa dikatakan sudah sedikit berumur (31) bilang ke mama bahwa dia suda...