Kamis, 13 Oktober 2016

Ambil Langkah Iman


Kemudian Kaleb mencoba menentreramkan hati bangsa itu dihadapan Musa, katanya: "Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti mengalahkannya!"

 (Bilangan 13:30)


Ini adalah cerita saat kedua belas pengintai termasuk Kaleb dan Yosua disuruh oleh Musa untuk mengintai dan mengamat-amati tanah Kanaan yang diperintahkan oleh Tuhan. Setelah mereka mengintai negeri itu selama empat puluh hari lamanya, ada dua tanggapan atas hasil pengintaian mereka. Banyak para pengintai mengatakan, memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madu, bangsa itu sangat kuat dan perawakannya tinggi-tinggi dan sangat mustahil untuk dikalahkan. Ditengah kegalauan bangsa Israel akan kabar itu, lalu Kaleb datang untuk menentramkan hati mereka dan berkata bahwa mereka akan maju dan PASTI akan mengalahkannya. 

Kaleb memperkatakan dan mengambil langkah iman bersama dengan Yosua.

Mengambil langkah iman ditengah-tengah kesulitan atau pergumulan bukanlah suatu hal yang mudah karena benar-benar membutuhkan kepercayaan penuh kepada Tuhan tanpa ragu-ragu. Terkadang logika kita sering mencoba untuk membatasi pekerjaan Tuhan yang sebenarnya akan Dia genapi. Namun kita suka ragu dan hal itu yang membuat pekerjaan Tuhan menjadi terhalang

Kaleb dan Yosua memandang masalah bukan lewat mata fisik namun dengan mata iman.
 
Masalah bukanlah suatu penghalang, namun sebuah peluang dan melihat bagaimana Tuhan bekerja untuk memberikan kita kemenangan. Meskipun kamu takut, tapi lihat ada Tuhan yang lebih besar dari masalah kita.

You can't always wait until you feel like doing something. Break out of your comfort zone and take a step of faith. Even if you feel fear, you don't have to let it hold you back. _Victoria Osteen_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perlukah Kita Mendesak Waktunya Tuhan???

Kemarin aku dengar curhat nya mama. Mama bilang kalau abang ku yang bisa dikatakan sudah sedikit berumur (31) bilang ke mama bahwa dia suda...