Kemarin ceritanya waktu perayaan 17 Agustus, sahabatku naik becak ke stadion untuk melihat penurunan
bendera sekalian ketemuan dengan ku. Nah,
setelah kami ketemu dia cerita kalo selama perjalanan ke stadion, si
bapak tukang becak tanya ke sahabatku udah menikah apa belum? *hooo yaaa ? Kebetulan
sahabatku ini juga masih singel dan pastinya belum menikah donk. :p . Jadi ceritanya
si bapak tukang becak itu sepertinya menginjili dan cerita soal pasangan hidup dengan sahabatku ini. Pokoknya sahabatku merasa diberkati sekali dan aku percaya Tuhan sedang ngomong sama dia melalui bapak itu. Dan efeknya aku pribadi jadi penasaran
banget sama bapak itu dan akhirnya kami sepakat bilang kalo he is a Godly man! Pria yang takut akan Tuhan. :)
Nah, sampai dinner pun kami masih membahas soal si bapak tadi, and finally ujung-ujungnya bahas soal singel dan PH. wkwk :p. Hal yang udah biasaaaa tapi terkadang suka banget bikin galau cewe-cewe yang masih menantikan PH. :p
Nah, yang something banget buat aku ketika mendengar cerita sahabatku ini adalah saat si bapak itu bilang begini...
"Untuk menantikan pasangan hidup aja, saya harus berdoa dan menunggu lama untuk itu, karena saat kita berdoa buat pasangan hidup, doa kita belum tentu langsung dijawab Tuhan sekarang. Tuhan bisa saja jawab beberapa tahun kemudian. Kita harus menunggu lama untuk mendapatkan yang terbaik dari Tuhan. Makanya selagi kamu masih muda, kamu sudah harus mendoakan pasangan hidup mu."
Akhirnya si bapak itu sudah menikah.... He finally found the best eventhough waiting for long time... :)
Ladies, untuk menemukan yang terbaik dari Tuhan itu gak gampang. Ada begitu banyak waktu yang harus kita lalui untuk Tuhan mempertemukan kita dengan yang terbaik dari Nya. Menanti itu udah pasti hal yang sulit banget untuk seorang wanita apalagi dengan usia yang semakin bertambah.
Aku pribadi memang sedikit teledor kali ya, karena aku mulai serius mendoakan PH diusia sekarang yang ke 27 tahun. Waktu di usia ke 25 sampai 26 memang udah berdoa siihhhh tapi masih gak serius. Masih suka lupa-lupa ingat gitu buat doain PH :p , karena pikirku "aaahhh wong masih muda, dan pengen melayani Tuhan dulu trus bebas berpetualang kemana aja yang aku mau. Tuhan pasti ngerti kok kalo aku butuh PH.". Halooo, ternyata aku salah besar! Aku gak bisa sepele dan semestinya dari kemarin aku doa soal PH. Aku jadi teringat lagi dengan perkataan kakak rohani ku setahun yang lalu, kalo kita jangan sepele soal doa PH. Doakan dari sekarang!
Ladies, mungkin dulu kita begitu gampang dengan yang namanya jatuh cinta. Kalo cowo nya udah lumayan cakep dan masuk kriteria, sedikit nyambung, trus se-iman lagi, naah kita udah langsung mau menjalaninya. Hasil akhirnya , nanti saja dulu, yang penting kita jalani aja dulu. Nah, trus kalo udah putus Tuhan lagi yang disalahkan! :p
Saat kita udah mulai tau tentang kebenaran Tuhan, kita udah gak mau lagi untuk asal-asalan dengan tawaran cinta dari seorang cowo. :p Orang banyak pasti akan bilang kalau kita jadi terlalu milih-milih. Meskipun kenyataannya seperti yang aku lihat masih ada cewek yang katanya udah lahir baru, udah pelayanan, tapi masih suka gonta-ganti cowo dalam waktu yang bisa dibilang singkat. Untuk aku pribadi hal ini menjadi sebuah keheranan besar, karena hidup dia gak menjadi sebuah kesaksian dalam perkara cinta. Tapi buat kita yang benar-benar pengen PH dari Tuhan, kita pasti udah gak sembarangan lagi kayak dulu. Kita udah pasti cari pria yang takut akan Tuhan, bukan sekedar ber-label Kristen. Pria yang gak hanya bicara soal Tuhan, tapi Tuhan itu nyata lewat perilaku sehari-hari. Pria yang punya visi hidup dan juga selaras serta mendukung visi kita.
Setiap pria yang datang pasti akan kita gumulkan terlebih dahulu sebelum mendapat jawaban dari Tuhan. Aku dulu pernah bandel saat menggumulkan seorang pria. Tuhan udah bilang enggak, tapi tetap mau mencoba menjalani nya untuk lebih mengenal lagi, akhirnya Tuhan bikin jalannya gak mulus dan aku harus mengakhiri pengenalan itu. Aku pilih Tuhan lah, dan aku kapok wkwkwk :p . Aku minta ampun sama Tuhan, karena sebenarnya Tuhan masih mau aku menunggu tapi aku coba tawar-menawar dengan Dia dengan alasan : "Tuhan, aku udah lama menanti nih. Hampir 4 tahun!" wkwkwk :p .Tuhan gak mau tau aku udah berapa lama menanti. Finally, Tuhan suruh aku tetap menunggu :)
Meskipun aku menunggu, aku harus lebih bergumul lagi buat pasangan hidup. Menunggu bukan berarti kita diam dan pasif, tetapi tetap bekerja di dalam doa dan peka dalam tuntunan Tuhan. Jika kita tau bahwa yang terbaik dari Nya gak mudah, berarti Tuhanlah yang kita andalkan dalam menuntun dan memilihkan PH untuk kita , bukan yang terbaik menurut pikiran kita dan apa kata orang lain. Bangun hubungan yang intim dengan Tuhan, melayani Tuhan dalam penantian kita, dan peka akan tuntunan Tuhan.
Pengkotbah 3:11
"Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir."
Nah, sampai dinner pun kami masih membahas soal si bapak tadi, and finally ujung-ujungnya bahas soal singel dan PH. wkwk :p. Hal yang udah biasaaaa tapi terkadang suka banget bikin galau cewe-cewe yang masih menantikan PH. :p
Nah, yang something banget buat aku ketika mendengar cerita sahabatku ini adalah saat si bapak itu bilang begini...
"Untuk menantikan pasangan hidup aja, saya harus berdoa dan menunggu lama untuk itu, karena saat kita berdoa buat pasangan hidup, doa kita belum tentu langsung dijawab Tuhan sekarang. Tuhan bisa saja jawab beberapa tahun kemudian. Kita harus menunggu lama untuk mendapatkan yang terbaik dari Tuhan. Makanya selagi kamu masih muda, kamu sudah harus mendoakan pasangan hidup mu."
Akhirnya si bapak itu sudah menikah.... He finally found the best eventhough waiting for long time... :)
Ladies, untuk menemukan yang terbaik dari Tuhan itu gak gampang. Ada begitu banyak waktu yang harus kita lalui untuk Tuhan mempertemukan kita dengan yang terbaik dari Nya. Menanti itu udah pasti hal yang sulit banget untuk seorang wanita apalagi dengan usia yang semakin bertambah.
Aku pribadi memang sedikit teledor kali ya, karena aku mulai serius mendoakan PH diusia sekarang yang ke 27 tahun. Waktu di usia ke 25 sampai 26 memang udah berdoa siihhhh tapi masih gak serius. Masih suka lupa-lupa ingat gitu buat doain PH :p , karena pikirku "aaahhh wong masih muda, dan pengen melayani Tuhan dulu trus bebas berpetualang kemana aja yang aku mau. Tuhan pasti ngerti kok kalo aku butuh PH.". Halooo, ternyata aku salah besar! Aku gak bisa sepele dan semestinya dari kemarin aku doa soal PH. Aku jadi teringat lagi dengan perkataan kakak rohani ku setahun yang lalu, kalo kita jangan sepele soal doa PH. Doakan dari sekarang!
Ladies, mungkin dulu kita begitu gampang dengan yang namanya jatuh cinta. Kalo cowo nya udah lumayan cakep dan masuk kriteria, sedikit nyambung, trus se-iman lagi, naah kita udah langsung mau menjalaninya. Hasil akhirnya , nanti saja dulu, yang penting kita jalani aja dulu. Nah, trus kalo udah putus Tuhan lagi yang disalahkan! :p
Saat kita udah mulai tau tentang kebenaran Tuhan, kita udah gak mau lagi untuk asal-asalan dengan tawaran cinta dari seorang cowo. :p Orang banyak pasti akan bilang kalau kita jadi terlalu milih-milih. Meskipun kenyataannya seperti yang aku lihat masih ada cewek yang katanya udah lahir baru, udah pelayanan, tapi masih suka gonta-ganti cowo dalam waktu yang bisa dibilang singkat. Untuk aku pribadi hal ini menjadi sebuah keheranan besar, karena hidup dia gak menjadi sebuah kesaksian dalam perkara cinta. Tapi buat kita yang benar-benar pengen PH dari Tuhan, kita pasti udah gak sembarangan lagi kayak dulu. Kita udah pasti cari pria yang takut akan Tuhan, bukan sekedar ber-label Kristen. Pria yang gak hanya bicara soal Tuhan, tapi Tuhan itu nyata lewat perilaku sehari-hari. Pria yang punya visi hidup dan juga selaras serta mendukung visi kita.
Setiap pria yang datang pasti akan kita gumulkan terlebih dahulu sebelum mendapat jawaban dari Tuhan. Aku dulu pernah bandel saat menggumulkan seorang pria. Tuhan udah bilang enggak, tapi tetap mau mencoba menjalani nya untuk lebih mengenal lagi, akhirnya Tuhan bikin jalannya gak mulus dan aku harus mengakhiri pengenalan itu. Aku pilih Tuhan lah, dan aku kapok wkwkwk :p . Aku minta ampun sama Tuhan, karena sebenarnya Tuhan masih mau aku menunggu tapi aku coba tawar-menawar dengan Dia dengan alasan : "Tuhan, aku udah lama menanti nih. Hampir 4 tahun!" wkwkwk :p .Tuhan gak mau tau aku udah berapa lama menanti. Finally, Tuhan suruh aku tetap menunggu :)
Meskipun aku menunggu, aku harus lebih bergumul lagi buat pasangan hidup. Menunggu bukan berarti kita diam dan pasif, tetapi tetap bekerja di dalam doa dan peka dalam tuntunan Tuhan. Jika kita tau bahwa yang terbaik dari Nya gak mudah, berarti Tuhanlah yang kita andalkan dalam menuntun dan memilihkan PH untuk kita , bukan yang terbaik menurut pikiran kita dan apa kata orang lain. Bangun hubungan yang intim dengan Tuhan, melayani Tuhan dalam penantian kita, dan peka akan tuntunan Tuhan.
Pengkotbah 3:11
"Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar