Kemarin pas waktu buka Facebook, aku membaca status seorang teman yang menarik perhatianku dan membuatku merenung sejenak karena maknanya sangat dalam dan sangat berani mengungkap dosa dimasa lalunya dan sudah pasti statusnya dibaca oleh ribuan mata.
"Alasan terbesar saya untuk mengucap syukur kepada Tuhan saya "Tuhan Yesus" adalah karena dosa-dosa saya telah diampuni (sebelumnya saya adalah maniak pornografi, raja mencontek, berperilaku kasar, dll), dan saya tidak perlu alasan lain untuk mengucap syukur."
Woooow, pengakuan yang luar biasa dan menurut ku sangat berani! Kenapa ? Karena aku belum tentu berani untuk mengungkap masa lalu ku di depan publik dan dibaca oleh ribuan mata baik yang aku kenal maupun enggak, apalagi di Facebook! Aku masih berani mengungkap kepada sahabat dekat yang aku percayai bagaimana dulu aku masih dalam kubangan dosa, dan Tuhan izinkan aku mengalami hal buruk yang membuat aku kembali kepada Nya.
Mungkin banyak hal yang bisa membuat kita untuk bersyukur kepada Tuhan. Kita bisa bersyukur karena kesehatan yang masih kita rasakan, mendapatkan pekerjaan yang bagus, mendapatkan pasangan hidup, penyakit yang sudah disembuhkan, dan mungkin seribu alasan lain yang membuat kita patut mengucap syukur kepada-Nya. Tuhan Yesus memang sangat baik karena Dia yang sudah memenuhi segala apa yang kita perlukan dalam hidup ini. Namun dari semua kebaikan Tuhan Yesus, kebaikan dan pengorbanan-Nya yang terbesar adalah saat Dia rela mati bagi kita, menebus segala dosa dan pelanggaran kita, dan menjamin tempat bagi kita di dalam kekekalan. Kematian Yesus merupakan sukacita terbesar kita karena gak ada seorang pun yang menjamin keselamatan kita kalo bukan Yesus itu sendiri. Yesus adalah jalan kebenaran dan hidup, tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Yesus itu sendiri. (Yohanes 14:6)
Yesaya 44:22
"Aku telah menghapus segala dosa pemberontakanmu seperti kabut diterbangkan angin dan segala dosamu seperti awan yang tertiup. Kembalilah kepada-Ku, sebab Aku telah menebus engkau!"
Temanku yang sudah bertobat dan diampuni oleh Tuhan Yesus, dia akhirnya memilih untuk menyerahkan seluruh hidupnya buat Tuhan dan melayani-Nya. Dia menunjukkan keselamatan yang sudah dia terima melalui perubahan hidupnya yang menjadi kesaksian bagi setiap orang yang mengenalnya.
Guys, dari setiap kesaksian yang pernah aku baca, dengar, dan bahkan melihat sendiri, bahwa setiap orang yang sudah diselamatkan dan diampuni dosanya oleh Tuhan Yesus, dia pasti memiliki suatu kerinduan untuk lebih mengenal pribadi Tuhan dan melayani-Nya. Kita perlu mengetahui bahwa bukan kita yang terlebih dahulu rindu untuk mengenal dan melayani Dia lebih dalam lagi, tetapi Tuhan Yesus yang justru lebih dahulu rindu kepada kita. Jelas dikatakan di dalam Kitab Yesaya diatas bahwa Tuhan Yesus yang mengharapkan kita kembali kepada-Nya karena Dia sudah menebus segala dosa kita. Dari situ udah dapat kita tebak bahwa sebenarnya Tuhan yang paling meridukan kita daripada kita merindukan Dia. :)
Tuhan punya banyak cara untuk membuat kita kembali kepada jalan-Nya. Dia bisa pakai berbagai keadaan seperti penderitaan, pencobaan, pergumulan yang akhirnya membuat kita sadar akan segala dosa dan pelanggaran yang dahulu kita lakukan dan akhirnya berbalik kepada Tuhan. Guys, hanya Tuhan Yesus sendiri yang dapat mengampuni dosa dan menyelamatkan hidup kita. Disamping itu juga kita harus sadar bahwa kita sangat sangat membutuhkan Tuhan karena kita gak dapat menjalani hidup ini dengan kekuatan kita sendiri. Saat dosa kita sudah diampuni, disitulah Tuhan akan singkapkan banyak kebenaran tentang tujuan hidup kita. Dahulu kita hidup hanya untuk memuaskan segala hawa nafsu dan kesenangan kita. Kita terobsesi dengan kesuksesan yang ditawarkan oleh dunia. Namun saat kita mulai mengenal pribadi Tuhan, kita gak lagi hidup untuk menyenangkan diri sendiri melainkan menyenangkan hati Tuhan, memuliakan dan melayani Tuhan. :)
Kita sepatutnya bersyukur jika sampai hari ini masih diberi kesempatan oleh Tuhan untuk hidup dan menikmati hari-hari yang Dia sediakan. Tuhan masih menunggu kita dengan setia untuk berbalik kepada-Nya, dan Dia rindu agar diri-Nya lebih dikenal dan dicintai oleh anak-anak Nya. Kita memang patut bersyukur atas segala pencapaian kita baik materi, pekerjaan, keluarga bahagia, pasangan hidup, dan sebagainya. Tetapi rasa syukur terbesar adalah saat kita sudah diampuni oleh Bapa akan dosa kita dimasa lalu dan pencapaian yang sudah kita raih biarlah itu kita pakai untuk memuliakan nama Nya. Saat dosa kita diampuni, kita juga mengalami pemulihan dan itu sendiri adalah pekerjaan Tuhan, bukan karena kekuatan kita. Akhirnya saat dosa kita kita sudah diampuni, saatnya kita mengikuti ajakan Tuhan untuk melayani Dia. :)
Alasan terbesar saya untuk mengucap syukur kepada Tuhan saya "Tuhan Yesus" adalah karena dosa-dosa saya telah diampuni ............................ dan saya tidak perlu alasan lain untuk mengucap syukur
"Alasan terbesar saya untuk mengucap syukur kepada Tuhan saya "Tuhan Yesus" adalah karena dosa-dosa saya telah diampuni (sebelumnya saya adalah maniak pornografi, raja mencontek, berperilaku kasar, dll), dan saya tidak perlu alasan lain untuk mengucap syukur."
Woooow, pengakuan yang luar biasa dan menurut ku sangat berani! Kenapa ? Karena aku belum tentu berani untuk mengungkap masa lalu ku di depan publik dan dibaca oleh ribuan mata baik yang aku kenal maupun enggak, apalagi di Facebook! Aku masih berani mengungkap kepada sahabat dekat yang aku percayai bagaimana dulu aku masih dalam kubangan dosa, dan Tuhan izinkan aku mengalami hal buruk yang membuat aku kembali kepada Nya.
Mungkin banyak hal yang bisa membuat kita untuk bersyukur kepada Tuhan. Kita bisa bersyukur karena kesehatan yang masih kita rasakan, mendapatkan pekerjaan yang bagus, mendapatkan pasangan hidup, penyakit yang sudah disembuhkan, dan mungkin seribu alasan lain yang membuat kita patut mengucap syukur kepada-Nya. Tuhan Yesus memang sangat baik karena Dia yang sudah memenuhi segala apa yang kita perlukan dalam hidup ini. Namun dari semua kebaikan Tuhan Yesus, kebaikan dan pengorbanan-Nya yang terbesar adalah saat Dia rela mati bagi kita, menebus segala dosa dan pelanggaran kita, dan menjamin tempat bagi kita di dalam kekekalan. Kematian Yesus merupakan sukacita terbesar kita karena gak ada seorang pun yang menjamin keselamatan kita kalo bukan Yesus itu sendiri. Yesus adalah jalan kebenaran dan hidup, tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Yesus itu sendiri. (Yohanes 14:6)
Yesaya 44:22
"Aku telah menghapus segala dosa pemberontakanmu seperti kabut diterbangkan angin dan segala dosamu seperti awan yang tertiup. Kembalilah kepada-Ku, sebab Aku telah menebus engkau!"
Temanku yang sudah bertobat dan diampuni oleh Tuhan Yesus, dia akhirnya memilih untuk menyerahkan seluruh hidupnya buat Tuhan dan melayani-Nya. Dia menunjukkan keselamatan yang sudah dia terima melalui perubahan hidupnya yang menjadi kesaksian bagi setiap orang yang mengenalnya.
Guys, dari setiap kesaksian yang pernah aku baca, dengar, dan bahkan melihat sendiri, bahwa setiap orang yang sudah diselamatkan dan diampuni dosanya oleh Tuhan Yesus, dia pasti memiliki suatu kerinduan untuk lebih mengenal pribadi Tuhan dan melayani-Nya. Kita perlu mengetahui bahwa bukan kita yang terlebih dahulu rindu untuk mengenal dan melayani Dia lebih dalam lagi, tetapi Tuhan Yesus yang justru lebih dahulu rindu kepada kita. Jelas dikatakan di dalam Kitab Yesaya diatas bahwa Tuhan Yesus yang mengharapkan kita kembali kepada-Nya karena Dia sudah menebus segala dosa kita. Dari situ udah dapat kita tebak bahwa sebenarnya Tuhan yang paling meridukan kita daripada kita merindukan Dia. :)
Tuhan punya banyak cara untuk membuat kita kembali kepada jalan-Nya. Dia bisa pakai berbagai keadaan seperti penderitaan, pencobaan, pergumulan yang akhirnya membuat kita sadar akan segala dosa dan pelanggaran yang dahulu kita lakukan dan akhirnya berbalik kepada Tuhan. Guys, hanya Tuhan Yesus sendiri yang dapat mengampuni dosa dan menyelamatkan hidup kita. Disamping itu juga kita harus sadar bahwa kita sangat sangat membutuhkan Tuhan karena kita gak dapat menjalani hidup ini dengan kekuatan kita sendiri. Saat dosa kita sudah diampuni, disitulah Tuhan akan singkapkan banyak kebenaran tentang tujuan hidup kita. Dahulu kita hidup hanya untuk memuaskan segala hawa nafsu dan kesenangan kita. Kita terobsesi dengan kesuksesan yang ditawarkan oleh dunia. Namun saat kita mulai mengenal pribadi Tuhan, kita gak lagi hidup untuk menyenangkan diri sendiri melainkan menyenangkan hati Tuhan, memuliakan dan melayani Tuhan. :)
Kita sepatutnya bersyukur jika sampai hari ini masih diberi kesempatan oleh Tuhan untuk hidup dan menikmati hari-hari yang Dia sediakan. Tuhan masih menunggu kita dengan setia untuk berbalik kepada-Nya, dan Dia rindu agar diri-Nya lebih dikenal dan dicintai oleh anak-anak Nya. Kita memang patut bersyukur atas segala pencapaian kita baik materi, pekerjaan, keluarga bahagia, pasangan hidup, dan sebagainya. Tetapi rasa syukur terbesar adalah saat kita sudah diampuni oleh Bapa akan dosa kita dimasa lalu dan pencapaian yang sudah kita raih biarlah itu kita pakai untuk memuliakan nama Nya. Saat dosa kita diampuni, kita juga mengalami pemulihan dan itu sendiri adalah pekerjaan Tuhan, bukan karena kekuatan kita. Akhirnya saat dosa kita kita sudah diampuni, saatnya kita mengikuti ajakan Tuhan untuk melayani Dia. :)
Alasan terbesar saya untuk mengucap syukur kepada Tuhan saya "Tuhan Yesus" adalah karena dosa-dosa saya telah diampuni ............................ dan saya tidak perlu alasan lain untuk mengucap syukur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar