Rabu, 17 Agustus 2016

Kenapa Kita Masih Singel?

Ladies, pertanyaannya kenapasih kita masih singel ? Kalo aku pribadi ditanya beginian, jawaban pasti sebenarnya masih bingung, wkwk :p . Tapi yang pasti Tuhan punya rencana kenapa sampai sekarang aku atau kita masih menunggu. Ada banyak cewek yang menganggap masa singel ini adalah suatu masa suram dan gak sabar untuk menjadi singel lady meski hanya beberapa waktu aja. Padahal kalo kita mengerti mengapa Tuhan ijinkan kita mengalami masa ini, kita akan sadar betapa pentingnya masa singel untuk membentuk karakter kita. Akhirnya cewek yang gak sabar itu suka mengumbar cinta dan bahkan gonta-ganti pasangan, dan alhasil sakit hati yang dia rasakan malah berlipat kali ganda dari yang sebelumnya. Ujung-ujungnya Tuhan juga yang disalahkan. Ada yang begini? Pasti ada!

Dari yang pernah aku tulis sebelumnya dan yang udah aku pribadi alami selama masa singel yang sedikit lama hampir 4 tahun wkwk :p , justru aku bersyukur banget kenapa Tuhan ijinkan aku menanti. Aku gak menyesal Tuhan proses meskipun rasa sakitnya buanyaaak!

Ada beberapa hal yang bisa kita pelajari kenapa Tuhan ijinkan kita masih singel?

1. Masa singel itu adalah sebuah anugerah
Ladies, baik yang singel, yang udah berpasangan bahkan menikah , kita semua tetap sama dimata Tuhan. Apapun status kita, kasih Tuhan dan berkat-Nya gak akan pernah hilang untuk kita. Setiap kita diciptakan Tuhan dengan unik dan berbeda. Kita gak boleh memaksa Tuhan untuk kita menikah diusia yang kita inginkan dan tentukan. Yang punya otoritas adalah Tuhan itu sendiri. Tuhan rindu kita mendapatkan PH yang terbaik dan yang dari Tuhan, bukan PH yang dari kita sendiri. Karena PH pilihan kita belum tentu PH yang dari Tuhan. Jadi anggaplah masa singel itu sebuah anugerah dan kesempatan kita untuk mengejar impian kita, dan melakukan banyak hal positif yang pernah terlupakan karena dulu kita sangat sibuk dengan pacar kita.

2. Masa singel adalah masa untuk kita melayani Tuhan
Ladies, pada tulisan sebelumnya aku pernah bilang bahwa masa singel adalah masa yang luar biasa. Masa singel adalah masa yang terbaik untuk kita dapat melayani Tuhan. Hal ini juga dibahas dalam buku Lady in Waiting, bahwa waktu yang tepat untuk memanfaatkan setiap kesempatan adalah masa lajang Anda. 

Ladies, aku pertama sekali melayani Tuhan dimasa singel. Meskipun awalnya ikut-ikutan membantu pelayanan kakak rohani, tetapi akhirnya Tuhan sendiri yang memanggil ku dan menaruh kerinduan dihati ku untuk melayani Dia tanpa harus ikut-ikutan kayak pelengkap penderita. :p

Jadi ladies, jangan takut menjadi singel tetapi manfaatkanlah waktu yang ada untuk melayani Tuhan, karena seorang wanita yang sudah menikah dan ternyata ingin melayani Tuhan, akan begitu menemui kesulitan dan gak sebebas waktu kita masih singel dulu. So, don't waste your time! :)  Carilah dahulu kerajaan Allah, layani Tuhan selagi kamu masih singel dengan sungguh-sungguh, maka apa yang menjadi kebutuhan kamu baik itu soal pasangan hidup akan Tuhan sediakan yang terbaik! :)

Matius 6:33
"Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

3. Masa singel adalah masa kita menemukan panggilan hidup
Ladies, penting sekali buat kita menemukan apa yang menjadi panggilan hidup kita atau juga disebut visi hidup. Kita sebagai manusia harus menemukan apa yang menjadi visi atau panggilan hidup kita, biar kita tau kita hidup untuk apa? Jadi kita gak asal hidup di dunia ini.

Dalam buku Purpose Driven Life karya Rick Warren, bahwa tujuan kita hidup bukan berpusat pada diri kita sendiri melainkan berpusat kepada Tuhan dan segala yang kita lakukan dalam hidup ini adalah untuk mendatangkan kemuliaan-Nya

Roma 11:36
"Sebab segala sesuatu berasal dari Allah, segala sesuatu hidup oleh kuasa Nya dan segala sesuatu itu untuk kemuliaan Nya"

Selagi kita masih singel, masa inilah yang tepat untuk kita menggumulkan apa yang menjadi panggilan hidup kita. Gumulkan dan tanya sama Tuhan apa yang menjadi panggilan mu. Apakah menjadi penulis, guru, motivator, seni, dll. Panggilan itu berbeda dengan pekerjaan. Panggilan itu timbul dari kerinduan hati dan gak ber-orientasi pada uang atau materi tetapi lebih kepada kepuasan batin. Kita senang menjalani panggilan itu dan lewat panggilan itu juga kita melayani Tuhan dan membantu pekerjaan kerajaan Allah. 

Aku pribadi menemukan panggilan untuk mengajar anak-anak baik Firman maupun pelajaran formal meskipun pekerjaanku bukanlah seorang guru. Jadi saat ini aku aktif dalam kegiatan Rumah Belajar. Aku pribadi memang lebih terpanggil dalam kegiatan sosial  dalam bidang Pendidikan dan Rohani. Lalu Tuhan asah lagi untuk menulis tentang Tuhan dan kebaikan-Nya. Kesimpulan inilah jawaban yang aku gumulkan selama masih singel. Jika kita serius menggumulkan, maka kita akan menemukan. Jika kita menjalani apa yang menjadi panggilan kita, Tuhan akan selalu kuatkan meskipun ditengah kesulitan :)

4. Masa singel adalah masa persiapan
Ladies, menikah itu bukan hal yang gampang dan gak seindah cerita dongeng. *Catet ya catet! :p . Kalo kita udah tau bahwa menikah itu bukan hal yang gampang, maka kita harus mempersiapkan segala sesuatu baik itu fisik, mental dan rohani, karena dalam pernikahan lah kehidupan sesungguhnya dimulai. 

Ladies, masa singel ini adalah masa kita benar-benar meminta kepada Tuhan untuk mempersiapkan diri kita menjadi seorang wanita yang dewasa mental dan rohani, agar mampu mengarungi bahtera rumah tangga khususnya saat konflik terjadi dan mengalami pergumulan. Jika selama ini kita masih manja, gak sabar,emosian, egois, dll saatnya kita belajar mengubahnya karna sifat ini gak akan berguna dalam menjalani pernikahan karna ini akan menjadi sumber konflik dan keretakan. *gue juga lagi belajar .... :p 
Gak ada yang mustahil bagi Tuhan untuk mengubah kerakter kita yang buruk sekalipun menjadi seperti karakter Kristus. :)

5. Masa singel adalah masa kita semakin mendekatkan diri dengan keluarga
Ladies, yang aku pelajari dari masa singel ku adalah, bahwa aku perlu lebih mendekatkan diri dengan keluarga ku. Dulu sewaktu berpacaran, mungkin kita terlalu berpusat antara aku dan dia (pacar). Dunia hanya tentang kita berdua. :p , sehingga dengan keluarga kita menjadi lebih jarang bertanya kabar dan berinteraksi. Aku menyadari keluargaku (abang - adik, kakak - adik) memang gak begitu dekat satu sama lain. Mungkin karena jarak usia yang lumayan jauh, dan dulu sempat hampir broken home, namun itu sebenarnya gak harus menjadi alasan klasik. Namun, saat aku udah stay dan bekerja di kampung trus masih tinggal bareng orang tua, perlahan aku mulai menyadari bahwa aku perlu lebih dekat dengan keluarga. Bukan hanya dengan keluarga inti, tetapi keluarga dari ayah dan ibu juga perlu. Aku masih berproses dengan ini, karena di dalam keluarga ayah sering terjadi konflik. Dan kebetulan aku tipe nya cuek soal masalah ini. Aku anggap masalah ayah dengan saudaranya bukan menjadi urusan ku dan aku pribadi juga gak mau konflik mereka jadi berimbas ke diriku sendiri. Yang penting aku belajar untuk tetap berinteraksi dengan mereka tanpa peduli kalau mereka sedang mengalami konflik. Saat itulah aku mulai berdoa syafaat agar Tuhan pulihkan keluarga ku baik keluarga inti maupun keluarga dari kedua orang tua ku. Gak ada yang mustahil bagi Tuhan :)

Ladies, buat yang mengalami hal seperti ini dimana kita gak dekat satu sama lain, saatnya kita belajar untuk mendekatkan diri dengan anggota keluarga kita. Karena bagaimana pun saat kita ketemu dengan PH, restu keluarga kita juga adalah hal yang esensial buat keputusan kita khususnya restu orang tua. Kita juga bisa dipakai Tuhan menjadi pendoa syafaat buat keluarga kita. Selama kita masih singel, kita bisa pakai jam doa kita untuk berdoa syafaat buat keluarga besar kita. Berdoa buat kesehatan, kehidupan dan pemulihan keluarga kita. Kita juga harus berdoa sungguh-sungguh buat pertobatan anggota keluarga kita.
Percayalah, gak ada doa yang sia-sia dan Tuhan akan jawab sesuai dengan waktu-Nya. :)

Jadi marilah kita mensyukuri anugerah singel ini dan memakai masa ini untuk kemuliaan nama Tuhan :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perlukah Kita Mendesak Waktunya Tuhan???

Kemarin aku dengar curhat nya mama. Mama bilang kalau abang ku yang bisa dikatakan sudah sedikit berumur (31) bilang ke mama bahwa dia suda...