Terlalu sering orang-orang memandang seorang wanita lajang seakan-akan ia harus dikasihani dan bukan dicemburui. Ini jauh sekali dari kebenaran. Seorang wanita dalam penantian memiliki keuntungan bisa mengembangkan hubungan kasihnya dengan Kristus tanpa gangguan-gangguan yang normalnya dibawa ke dalam hati seseorang oleh suami atau keluarga.
Boas berbicara tentang pengabdian Rut kepada Allah waktu ia berkata: "Tuhan kiranya membalas perbuatanmu itu, dan kepadamu kiranya dikaruniakan upahmu sepenuhnya oleh Tuhan, Allah Israel, yang dibawah sayap-Nya engkau datang berlindung" (Rut 2:12). Rut memilih untuk melekat kepada Allah Naomi, meski ibu mertuanya sendiri pun memiliki gambaran Allah yang negatif dan kejam.
Ladies, sebagai seorang wanita dalam penantian kita memiliki sebuah kesempatan yang luar biasa untuk menggunakan waktu ini memaksimalkan persekutuan kita dengan Allah. Sewaktu kita mencintai seseorang, maka kita memberi hati kepada pria itu. Begitu juga dengan Allah, Ia meminta tidak kurang dari itu. Allah ingin kita mengabdi secara total kepada-Nya. Dalam Ulangan 6:5 dikatakan bahwa kita harus mengasihi Dia dengan segenap hati (pengabdian terdalam), jiwa (apa yang kita pikirkan dan rasakan), dan kekuatan (kekuatan dan energi). Seperti yang pernah aku alami dahulu, banyak dari kita yang mengabdikan diri sendiri untuk mengembangkan sebuah hubungan cinta tetapi tidak dengan Tuhan. Kita terlalu banyak belajar soal cinta kepada apa yang versi dunia katakan. Versi dunia kebanyakan mengajarkan cinta yang dapat menjerumuskan kita kedalam hawa nafsu, mencari kasih dalam rasa dan janji-janji, sementara "cinta sejati" luput dari jangkauan kita. Padahal cinta sejati itu hanya kita temukan didalam Kristus Yesus bukan dari cinta seorang pria. Oleh karena itu belajar cinta itu semestinya dari Tuhan , bukan dari apa kata dunia. :) . Dimasa lajang ini juga aku pakai untuk membangun keintiman dengan Tuhan melalui saat teduh, jam-jam doa, menyembah Tuhan dengan penuh perjuangan untuk tetap taat karena terkadang aku mengalami HPDT yang gak teratur dan pastinya harus berjuang untuk tetap menghidupi kerohanian itu. hehehe :) :p
Sebagai seorang wanita, Anda telah diciptakan dengan keinginan untuk dikenal tidak hanya secara fisik atau secara umum, tetapi dikenal secara mendalam dan dikasihi secara intim. Jika Anda berharap seorang pria akan satu hari mengisi kerinduan hatimu akan keintiman, Anda akan kecewa. Hanya Dia, Kekasih Jiwamu yang dapat mengisi kebutuhan ini sepenuhnya. Bapa Surgawimu dengan lembut menciptakan Anda dengan kebutuhan-kebutuhan yang dapat sepenuh dimengerti dan dipenuhi seutuhnya oleh Allah. Saat Anda mulai mengenal siapa sesungguhnya Dia itu, Dia akan memenuhi kebutuhan-kebutuhanmu akan kasih.
Jika Anda ingin mengenal Allah secara intim, maka Anda harus mencari Dia, bukan hanya dengan sepenuh hati, tetapi juga dengan hati yang bersih. Saat Anda menghabiskan waktu dengan Allah saat waktu teduhmu setiap hari, belajarlah untuk mendengarkan Dia saat Anda membaca di dalam Alkitab, kasih dan pemikiran-Nya mengenai Anda. Saat Anda membaca dan mempelajari surat cinta-Nya, Alkitab, Anda mulai melihat apa sebenarnya Dia pikirkan mengenai Anda dan apa rencana-rencana indah yang Dia miliki bagi Anda. Sebagai akibatnya, waktu teduh Anda akan bertumbuh dan bertumbuh.
Boas berbicara tentang pengabdian Rut kepada Allah waktu ia berkata: "Tuhan kiranya membalas perbuatanmu itu, dan kepadamu kiranya dikaruniakan upahmu sepenuhnya oleh Tuhan, Allah Israel, yang dibawah sayap-Nya engkau datang berlindung" (Rut 2:12). Rut memilih untuk melekat kepada Allah Naomi, meski ibu mertuanya sendiri pun memiliki gambaran Allah yang negatif dan kejam.
Ladies, sebagai seorang wanita dalam penantian kita memiliki sebuah kesempatan yang luar biasa untuk menggunakan waktu ini memaksimalkan persekutuan kita dengan Allah. Sewaktu kita mencintai seseorang, maka kita memberi hati kepada pria itu. Begitu juga dengan Allah, Ia meminta tidak kurang dari itu. Allah ingin kita mengabdi secara total kepada-Nya. Dalam Ulangan 6:5 dikatakan bahwa kita harus mengasihi Dia dengan segenap hati (pengabdian terdalam), jiwa (apa yang kita pikirkan dan rasakan), dan kekuatan (kekuatan dan energi). Seperti yang pernah aku alami dahulu, banyak dari kita yang mengabdikan diri sendiri untuk mengembangkan sebuah hubungan cinta tetapi tidak dengan Tuhan. Kita terlalu banyak belajar soal cinta kepada apa yang versi dunia katakan. Versi dunia kebanyakan mengajarkan cinta yang dapat menjerumuskan kita kedalam hawa nafsu, mencari kasih dalam rasa dan janji-janji, sementara "cinta sejati" luput dari jangkauan kita. Padahal cinta sejati itu hanya kita temukan didalam Kristus Yesus bukan dari cinta seorang pria. Oleh karena itu belajar cinta itu semestinya dari Tuhan , bukan dari apa kata dunia. :) . Dimasa lajang ini juga aku pakai untuk membangun keintiman dengan Tuhan melalui saat teduh, jam-jam doa, menyembah Tuhan dengan penuh perjuangan untuk tetap taat karena terkadang aku mengalami HPDT yang gak teratur dan pastinya harus berjuang untuk tetap menghidupi kerohanian itu. hehehe :) :p
Sebagai seorang wanita, Anda telah diciptakan dengan keinginan untuk dikenal tidak hanya secara fisik atau secara umum, tetapi dikenal secara mendalam dan dikasihi secara intim. Jika Anda berharap seorang pria akan satu hari mengisi kerinduan hatimu akan keintiman, Anda akan kecewa. Hanya Dia, Kekasih Jiwamu yang dapat mengisi kebutuhan ini sepenuhnya. Bapa Surgawimu dengan lembut menciptakan Anda dengan kebutuhan-kebutuhan yang dapat sepenuh dimengerti dan dipenuhi seutuhnya oleh Allah. Saat Anda mulai mengenal siapa sesungguhnya Dia itu, Dia akan memenuhi kebutuhan-kebutuhanmu akan kasih.
Jika Anda ingin mengenal Allah secara intim, maka Anda harus mencari Dia, bukan hanya dengan sepenuh hati, tetapi juga dengan hati yang bersih. Saat Anda menghabiskan waktu dengan Allah saat waktu teduhmu setiap hari, belajarlah untuk mendengarkan Dia saat Anda membaca di dalam Alkitab, kasih dan pemikiran-Nya mengenai Anda. Saat Anda membaca dan mempelajari surat cinta-Nya, Alkitab, Anda mulai melihat apa sebenarnya Dia pikirkan mengenai Anda dan apa rencana-rencana indah yang Dia miliki bagi Anda. Sebagai akibatnya, waktu teduh Anda akan bertumbuh dan bertumbuh.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus